Indah’s Site

February 13, 2007

Hilangnya Waktu Bersama Anak

Filed under: Emosi Anak

“Siapa yang tidak menyayangi, dia tidak disayangi. Jika Orang Tua gagal mengungkapkan rasa sayang kepada anaknya, mereka tidak akan mampu mencintai orang orang tua..” (Nabi Muhammad saw)

”Tiba-tiba saja anak kita sudah dewasa…….Andai saja dulu aku meluangkan lebih banyak waktu bersama anak-anak………” kalimat itu seringkali terlontar dari bibir ibu-ibu kaya, yang sukses dalam pekerjaan, sukses dalam karir, ekonomi, bisnis, kegiatan sosial…..tetapi saat sedang melihat anaknya ternyata dia merasa tidak begitu dekat dengannya. Hubungan emosional yang terjalin antara ibu dan anak dirasakannya kurang….

Tuntutan ekonomi dewasa ini menyebabkan banyak para wanita dituntut untuk ikut bekerja mencari nafkah, sehingga menyebabkan hilangnya waktu yang berharga buat si anak. Masih untung, jika anak yang telah beranjak dewasa itu baik-baik saja. Jika terjerumus ke hal-hal negatif, seperti narkoba atau tindakan kriminal lain ? Alangkah sakitnya !! Bahkan kalau anak kita sukses dan berprestasi, kita tidak sepenuhnya merasa bahagia karena kita merasa andil kita begitu kecil………
”Lalu harus bagaimana lagi ? Kita khan bekerja juga demi anak, buat bayar sekolah, buat biaya les musik anak, biaya les tari anak, biaya les Bahasa Inggris anak……….”begitu sebagian Ibu-Ibu selalu membela diri.
Betul……..tapi kepuasan batin tidak dapat ditipu. Hubungan emosional tidak dapat dikelabui. Hidup memang pilihan…..tetapi apakah dengan melakukan pilihan kita harus mengorbankan sesuatu yang berharga……apalagi itu adalah waktu kebersamaan dengan anak ? Andalah yang bisa menjawabnya……
Banyak yang telah ditulis para pakar perkembangan anak tentang waktu berkualitas (quality time). Istilah itu tercipta ketika para pakar menilai orang tua kelewat sibuk bekerja, mengurus rumah, keperluan ini dan itu, serta melakukan pekerjaan lainnya, daripada menghabiskan lebih banyak saat berharga dengan anak. Sehingga muncul istilah ’anak pembantu’ (anak yang sehari-harinya hidup dengan pembantu), ’anak tetangga’ (anak yang sehari-harinya dititipkan pada tetangga), atau ’anak cucu’ (anak yang sehari-harinya dititipkan pada simbahnya).
Padahal dengan sedikit meluangkan waktu dengan anak, kita tidak akan kehilangan saat-saat kebersamaan dengan anak. Mengantar anak ke sekolah, mengajak anak saat berbelanja, menjemput anak saat pulang sekolah dan mengajak main ke kantor saat pekerjaan tidak begitu sibuk, kerja bakti membersihkan rumah bersama, mencuci piring bersama, makan bersama, sholat bersama atau mengajak rekreasi di alam terbuka saat libur sabtu-minggu. Terserah pilihan anda bagaimana mengatur waktunya.
Dalam momen-momen kebersamaan itu, walau tidak lama, hubungan emosional akan terjalin dengan sendirinya. Anak akan selalu mengingat masa-masa kebersamaan itu sampai tua. Manfaat lain, tentu saja anda dapat memasukkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti kepada anak, seperti : pengungkapan emosi, keingintahuan, sikap membantu orang lain, kejujuran, pentingnya keluarga, percaya diri, tanggung jawab, rasa humor, bekerja dalam kelompok, kemandirian serta sikap sopan santun tentunya.
Saya yakin hal-hal positif tersebut tidak akan sepenuhnya didapat oleh ’anak-anak pembantu, tetangga dan anak-cucu’ Karena setiap orang pasti memiliki konsep tersendiri dalam mendidik anak…. Disamping itu hal-hal positif tersebut akan terpatri dalam diri si anak, akan mewarnai sikap hidup anak baik dalam kehidupan pekerjaan, keluarga dan masyarakat. Sehingga apabila anak sukses atau berprestasi, tanpa anda bicara atau menyombongkan diri orang sudah tahu peran anda. Dan tentu saja kepuasan batin dan kebanggan sebagai orang tua akan anda dapat sepenuhnya…..
Bagaimana ? Terserah pilihan anda…………

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://indahdanlina.blogsome.com/2007/02/13/hilangnya-waktu-bersama-anak/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M